Kesalahan Pasangan Anak Muda Zara dan Bima ”DUA GARIS BIRU”
Review
film yang mengajarkan tentang tanggung jawab dan support dari keluarga kepada orang yang di sayangnya.walaupun orang yang kita melakukan tetap kita harus support dan ada ketika mereka sedang terkena masalah, bukan hanya lagi senang saja.
paling suka scene di rumah sakit cut mini, lulu tobing dan dwi sasono dalam one take long scene keren banget di situ scene paling emosional keren 3-5 orang akting dalam satu scene.film campur aduk emosi kita.. drama, haru, senang dan bangga terdapat di dalam film ini.film ini ngajarin kita bagaimama bersikap ketika terkena masalah
Sinopsis
Film Dua Garis Biru di sutradari oleh Gina S Noer, kita jadi tahu sebagaimana detailnya seorang Gina S. Noer menyusunnya.
Debutnya sebagai sutradara, diawali dengan standar tinggi yang sebenarnya udah dilakukannya sejak jadi penulis naskah Ayat-ayat Cinta (2008), Hari untuk Amanda (2010), Posesif (2017), Kulari ke Pantai (2018), dan Keluarga Cemara (2018).
film yang mengajarkan tentang tanggung jawab dan support dari keluarga kepada orang yang di sayangnya.walaupun orang yang kita melakukan tetap kita harus support dan ada ketika mereka sedang terkena masalah, bukan hanya lagi senang saja.
paling suka scene di rumah sakit cut mini, lulu tobing dan dwi sasono dalam one take long scene keren banget di situ scene paling emosional keren 3-5 orang akting dalam satu scene.film campur aduk emosi kita.. drama, haru, senang dan bangga terdapat di dalam film ini.film ini ngajarin kita bagaimama bersikap ketika terkena masalah
Sinopsis
Film Dua Garis Biru di sutradari oleh Gina S Noer, kita jadi tahu sebagaimana detailnya seorang Gina S. Noer menyusunnya.
Debutnya sebagai sutradara, diawali dengan standar tinggi yang sebenarnya udah dilakukannya sejak jadi penulis naskah Ayat-ayat Cinta (2008), Hari untuk Amanda (2010), Posesif (2017), Kulari ke Pantai (2018), dan Keluarga Cemara (2018).
Film Dua Garis Biru film tentang pasangan muda yang masih sekolah bernama Dara (Zara JKT 48) dan Bima (Angga Yunanda) dalam masa hubungan mereka secara tidak sengaja mengalami kesalahan, kecerobohan.mereka walaupun melakukan kesalahan ingin melakukan tanggung jawab seorang dewasa.walaupun mereka melanggar batas mereka juga mengadapi resiko dan konsekuensinya bersama meski berat tidak mendapatkan dukungan terutama dari pihak orang tua Dara, apalagi Dara dan Bima berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda Dara dari keluarga perkotaan yang kaya raya sedangkan Bima dari keluarga perkampungan yang sederhana, mungkin ini salah satu penyebab orang tua Dara tidak setuju dengan hubungan mereka.Bima dan Dara berusaha menjalani tanggung jawab atas pilihan mereka.Mereka pikir mereka siap menjadi dewasa untuk menghadapi segala konsekuensinya.tetapi tidak mudah di usia muda mereka, mereka di uji hubungan mereka di lingkungan, terutama pihak orang tua Dara awalnya menentang, marah dengan akibat perbuatan Bima pada akhirnya mau tidak mau seharusnya orang tua Dara dan Angga harus mendukung mereka dan ada saat mereka lagi susah tertimpa masalah.
Film ini mengajarkan kita harus bertanggung jawab atas perbuatan kita.memberitahukan dampak, sebab akibat dari hamil di luar nikah, bagamana bersikap, menghadapi masalah, dukungan orang tua sangat berarti walaupun anak-anaknya melakukan kesalahan mereka butuh dukungan orang tua bukan berarti harus di hakimi.
Yang salut dari film ini berani mengangkat tema yang kontroversi yang akan banyak pro kontra tetapi memberi solusi dan bagaimana menghadapi masalah tersebut.
Yang salut dari film ini berani mengangkat tema yang kontroversi yang akan banyak pro kontra tetapi memberi solusi dan bagaimana menghadapi masalah tersebut.
Di sini suka banget dengan kemampuan akting Cut Mini, Lulu Tobing dan Dwi Sasono bagus banget, bener-bener natural dan dapet banget akting marah dan kecewa mereka.Ada pula scene mereka semua Cut Mini, Lulu Tobing, Zara JKT 48, Angga Yunanda dan Dwi Sasono di dalam suatu ruangan akting mereka di ambil dengan konsep one take shoot keren banget, alami.dua lebih dari satu orang akting bersamaan di dalam satu ruangan.
Film ini bukan mengajarkan bagaimana berhubungan sex tapi lebih konsenkuensinya, akibat dari banyak kesalahan anak-anak muda yang melakukan sex di usia muda dan belum menikah.mengajarkan untuk bertanggung jawab atas perbuatan kita.dukungan orang tua yang di butuhkan oleh anak-anaknya saat ini.
Film Dua Garis Biru mulai tayang tanggal 11 Juli di seluruh bioskop di Indonesia
Film Dua Garis Biru mulai tayang tanggal 11 Juli di seluruh bioskop di Indonesia
Score : 8/10
Genre : Drama, Keluarga
Produser : Chand Parwez Servia, Fiaz Servia
Sutradara : Gina S Noer
Penulis : Gina S Noer
Pemain :
Dwi Sasono
Cut Mini
Angga Yunanda
Zara JKT 48
Lulu Tobing
Aswendy Bening Swara
Rachel Amanda
Maisha Kanna
Shakira Jasmine
Ligwina Hananto
Produksi : Starvision, Wahana Kreator
Genre : Drama, Keluarga
Produser : Chand Parwez Servia, Fiaz Servia
Sutradara : Gina S Noer
Penulis : Gina S Noer
Pemain :
Dwi Sasono
Cut Mini
Angga Yunanda
Zara JKT 48
Lulu Tobing
Aswendy Bening Swara
Rachel Amanda
Maisha Kanna
Shakira Jasmine
Ligwina Hananto
Produksi : Starvision, Wahana Kreator









No comments:
Post a Comment